Kamis, 10 Maret 2011

O TIANG API

OH TIANG API

9 NOV 2007

Awan gelap,
Lembah curam,
Gunung terjal,
Menghadang jalanku,

mampukah aku berjalan sendiri?

Oh Tiang Api,
Berjalanlah di depanku,
Tunjukanlah jalan yang benar,

Oh Tiang Api,
Betapa jiwaku mengharapkan-MU,
Betapa hatiku mengandalkan-MU

Derai hujan,
Tanah berbatu,
Petir menghantam,
Membuatku takut,

Mampukah aku berjalan sendiri?

Oh Tiang Api,
Terangilah langkahku,
Arahkanlah kakiku,

Agar sirnah ragu di hati,
Agar lenyap letih di badan.

Oh Tiang Api,
Sinar-Mu menentramkanku,
Asap-Mu menghangatkanku

Oh Tiang Api,
Takkan mampu ku berjalan,
Takkan mampu kumelangkah,
Takkan mampu kubertahan,
Tanpa bimbingan-Mu yang menuntunku,
Tanpa kasih-Mu yang membelaiku,
Tanpa tangan-Mu yang mendekapku.

Oh Tiang Api.
Engkaulah andalanku,
Engkaulah sandaranku,
Engkaulah pertolonganku yang sejati.

Oh Tiang Api,
Pancarkanlah terus sinar-Mu,
Hingga tiba aku ke dalam terang-Mu yang abadi.

Oh Tiang Api…

JANJIKU

JANJIKU
9 NOV 2007

TERKOYAK TIRAI KERAGUAN YANG MEMBEBAT SANUBARI
TERGONCANG API CINTA YANG KIAN MENGGELEGAK
TERPENDAR SINAR PENGHARAPAN YANG KIAN TERPANCAR
TERGENGGAM BUTIR JANJI DALAM KEYAKINAN TEGUH.

CINTA-MU MEMBAKAR AKU
KELEMAHLEMBUTAN-MU MENENGGELAMKAN AKU
KESETIAAN-MUMENGGULUNG AKU
MEMBAKAR, MENENGGELAMKAN, MENGGULUNG AKU DALAM KENIKMATAN TIADA TARA.

KRISTUS,
AKU GILA KARENA CINTA-MU
KRISTUS,
AKU CEMBURU KARENA TERSULUT API ASMARA
KRISTUS,
KUBURLAH AKU KINI DALAM KEDAMAIAN-MU,
DALAM KEABADIAN-MU,
DALAM KEAGUNGAN-MU,
KEHANGATAN CINTA-MU.

CINTA-MU MEMBAKAR AKU,
KELEMAHLEMBUTAN-MU MENENGGELAMKAN AKU,
KESETIAAN-MU MENGGULUNG AKU,
MEMBAKAR, MENENGGELAMKAN, MENGGULUNG AKU DALAM KENIKMATAN TIADA TARA.

TERGENGGAM BUTIR JANJI,
TERSIRAT DALAM KEYAKINAN TEGUH

AKAN TETAP MENGGILAI-MU,
AKAN TETAP MENGHUJANI-MU DENGAN API ASMARAKU,
AKAN TETAP MEMBURU-MU DENGAN PENGHORMATAN DAN PENGAGUNGAN

CINTA-MU MEMBAKAR AKU,
KELEMAHLEMBUTAN-MU MENENGGELAMKAN AKU,
KESETIAAN-MU MENGGULUNG AKU,
MEMBAKAR, MENENGGELAMKAN, MENGGULUNG AKU DALAM KENIKMATAN TIADA TARA.

KAWANKU YANG SETIA

KAWANKU YANG SETIA

6 MEI 2007

Kuselami arti kehidupan ini
Betapa besar Kau rancangkan segala sesuatu bagiku o Tuhan
Meski gelap dan sepi kadang menghadang jalanku
Seakan aku berjalan hanya seorang diri
Namun sesungguhnya tanganMu yang kuat tetap menggendongku

Lembah yang curam dapat kulalui
Gunung yang terjal mampu kudaki
Sebab bersamaMu aku mampu lakukan segala perkara
bersamaMu aku mampu terbang lebih tinggi lagi
melebihi apa yang dapat kutempuh

o Yesus Engkaulah kawanku yang setia
Engkaulah yang selalu berada disisiku
Menolongku, menuntun hidupku
Tak pernah kutemui kawan yang begitu mengasihiku
Yang begitu peduli akan kesengsaraanku
Hanya Engkau Tuhan

O Yesus Engkaulah kawanku yang setia
Akan selalu kupuji segala kebaikanMu
Akan selalu kuagungkan namaMu
Hingga tiba saatnya nanti Kau bawa aku
Masuk ke dalam kemuliaanMu yang abadi
Menikmati keindahan bersamaMu
Untuk selama-lamanya
Aku akan tinggal bersamaMu
o Yesus kawanku yang setia

PERSUAAN CINTA KITA

PERSUAAN CINTA KITA

(22-07-06)


Lonceng pagi telah memanggil
serukan perintah tuk hentikan alur mimpi
batinku melonjak sadarkan jiwa
apakah mentari mendahuluiku?

Dalam keheningan pagi kusibak tirai sanubari
Terlerai segala kantuk dalam hasrat rindu
Tuk bersua sang pujaan hati
Namun tiada sangka,
Kau telah menantiku disinggasana kemuliaan-Mu

Senyum-mu merekah,
Menebarkan aroma kekagumanku akan kemahasetiaan-Mu
Terkulai diri dalam sembah sujud
Seraya membisikan selaksa pujian
Di taman persuaan cinta kita.




*LAGU*

PERSUAAN CINTA KITA

Lonceng pagi telah memanggil;
Serukan perintah tuk hentikan alur mimpi;
Batinku melonjak, sadarkan juwa;
Apakah mentari telah mendahuluiku?

REF:

Kusiapkan hati tuk menyambut kekasihku;
Dia pasti telah menantiku;
Kusibak tirai jendela di hatiku;
Dan kulihat Dia tersenyum kepadaku.

O Yesusku, Kaulah kekasihku;
Kau selalu setia menantiku;
Kini kumau berdendang bernyanyi bagi-Mu;
Mengungkapkan segala cintaku pada-Mu.

(LAGU) PAPA DAN MAMA

LAGU

HADIAH PERKAWINAN PERAK UNTUK PAPA DAN MAMA

30 MEI 2005…


Terkenang masa yang lalu
Bersamamu mama dan papa
Betapa kubahagia akan kasih sayangmu

Kiniku t’lah dewasa
Terbit bagai fajar merekah
Benang kasih yang kau rajut
Hiasi kepalaku.

REF:

Iring doamu tudungi jalangku,
Musnahkan resah, amankan jiwa,

Cinta Yesusku terpancar di wajahmu,
Takkan terhenti ucap doaku untukmu.

O Yesus
Syukurku atas mereka
o…
mama dan papa.

MALAM KELAM BERKISAH SENDU

MALAM KELAM BERKISAH SENDU


12 Mei 2004

Malam kelam berkisah sendu
Tentang hati yang terbalut sepi
Hanyalah goresan kata yang menjadi kawan berbagi
Takkan seorangpun tahu akan lirihnya hati

Sendiri merajut keluh
Mengapa tak kulihat lagi paras rembulan
Mengapa kerlip bintang terlerai dari pandangan
Seakan kini semua lari bersembunyi

Tahukah kau akan gelapnya mentari
Tahukah kau akan pudarnya warna-warni dunia
Mungkinkah keterbatasan akan terus mengurung langkahku
Menawan keceriaan dibalik terali kesedihan


Ingin rasanya kuberlari menerjang kebekuan ini
Namun dapatkah kuberlari?
Bukankah hanya benturan pedih yang akan kutemui

Ingin kubergabung dengan tawa mereka
Namun mengapa kelu yang kudapati

Sendiri merajut keluh
Menyulut api duka kian membakar kalbu

O TUHAN...
Sadarkan aku akan keindahanMu
Sadarkan aku akan manisnya cintaMu

Sesungguhnya hatikupun meronta mengetahui Kau berduka karena aku
Sendiri merajut keluh
Berdua kita menuai pedih

(LAGU) YESUSLAH SAHABATKU

LAGU

YESUSLAH SAHABATKU

2003

Ingin aku berseru pada dunia,
Betapa kubahagia hidup dengan-Nya.

Kasih yang Dia nyatakan,
Buat kuberharga,

Walauku kecil lemah,
Dia menyambutku.

REF:

Yesuslah sahabatku, kawan yang setia,
Berjalan bersama Dia, aman jiwaku.